Minggu, 19 April 2015

Evanescence - Made Of Stone

Speak your mind
Like I care
I can see your lips moving
I've just learned not to hear
Don't waste your time

It's never enough for you, baby
Don't wanna play your game anymore
No matter what you say
I'm all out of love for you, baby
And now that I've tried everything
I'll numb the pain till I am made of stone


Take your time
I'm not scared
Make me everything you need me to be
So the judgement seems fair
Don't waste your time

It's never enough for you, baby
Don't wanna play your game anymore
No matter what you say
I'm all out of love for you, baby
And now that I've tried everything
I'll numb the pain till I am made to tear out my heart
For the way that it feels
I will still remember when you've long forgotten me


It's never enough for you, baby
Don't wanna play your game anymore
No matter what you say
I'm all out of love for you, baby
And now that I've tried everything
I'll numb the pain till I am made of stone

It's never enough (I'm not gonna play)
It's never enough (your game)
It's never enough
I'll numb the pain till I am made of stone
I'll numb the pain till I am made of stone

Senin, 13 April 2015

Soto Mbahe

Seperti biasa, sarapan enak dan seger bagiku itu adalah makan soto. Kali ini aku pilih Soto Mbahe sebagai destinasi sarapanku. Mueheheeee~
Soto Mbahe ini terletak di Jalan GOR-Karanganom km. 3 Gaten, Mayungan, Ngawen, Klaten. Sebelahan sama apotek, deket sama Alfamart Mayungan, deket sama lapangan. Pokoknya di pinggir jalan gede itu kok. (ya iya lah masak di tengah jalan) ƪ(⌣,⌣“)ʃ (ˇ_ˇ'!l)
Okeee, berhubung sudah lapar, langsung pesen ke simbah. Simbahnya juga ramah loh. :)
Soto Sapi
Menu soto yang ada di sini hanya soto sapi. Kuah panas, nasi, potongan daging sapi, taoge, dan irisan seledri menyatu dalam satu mangkok. Ditambah perasan jeruk nipis, kecap, dan sambel, wuuaaahhhhhh josss banget rasanyaaaahh. 5K.
Lauk
Lauknya ada tahu goreng, tahu bacem, perkedel, sama sate telur puyuh. 0,5K-2K @item. Pendamping yang lain seperti krupuk, rambak, dll, juga ada kok.
Es Lemon Tea
Minumnya tetep pilih yang favorit, es lemon tea. Segerrrrrr. 2,5K.
Daftar Harga
Yang eye catching itu ada tulisan seperti ini:
Reminder
Selain itu, di sisi dinding yang lain terpampang foto-foto owner Soto Mbahe ini. Ada foto tempo doeloe jualan soto yang konsepnya masih  BW, terus sama foto 21 bumbu rempah pilihan sebagai komposisi soto ini, ada juga foto tampilan sotonya. Sayang banget nggak aku dokumentasikan tadi gara-gara keasyikan makan.
Sekian perjalanan sarapanku kali ini. See you on my another post, guys!

Sabtu, 11 April 2015

Evanescence - Field Of Innocence

I still remember the world
From the eyes of a child
slowly those feelings
Were clouded by what I know now

Where has my heart gone
An uneven trade for the real world
I want to go back to
Believing in everything and knowing nothing at all
I still remember the sun
Always warm on my back
Somehow it seems colder now


Where has my heart gone
Trapped in the eyes of a stranger
I want to go back to
Believing in everything

Where has my heart gone
An uneven trade for the real world
I want to go back to
Believing in everything

Where has my heart gone
Trapped in the eyes of a stranger
I want to go back to
Believing in everything

Kamis, 09 April 2015

Pantai Indrayanti

Kebersamaan itu indah!
I don't know, aku selalu merasakan kenyamanan ketika aku berada di tengah-tengah sahabat-sahabatku dan kami saling bercerita, melempar candaan, dan melakukan hal gila yang sangat absurd. Mueheheheee =D
Menghabiskan waktu bersama sahabat tersayang adalah momen penting dalam hidupku. Gimana enggak? Mereka ibarat makhluk-makhluk lain yang tidak sedarah denganku karena beda bapak beda ibu tapi mereka bisa memasuki kehidupanku dan mewarnainya.
Well, mumpung kami berempat sedang seloooo banget, kami nggak menyia-nyiakan waktu buat meet up dooongg. Kali ini kami pilih pantai sebagai destinasi. Mana? Yang deket aja deh, Pantai Indrayanti. Woohoooo!!!
Start dari Klaten jam 9 dan berakhir dengan mulus di Pantai Indrayanti sekitar jam 11. Pas panas-panasnyaaaahhhh. Rutenya sih kalo dari Klaten ke barat sampe komplek Candi Prambanan belok kiri menuju Piyungan. Lurus mentok, belok kiri menuju Gunungkidul. Pokoknya abis itu ngikutin plang aja menuju Pantai Indrayanti. *ngandelin intuisi banget, dasar cewe* -______-
groufie dulu sebelum capcus
Pantai Indrayanti terletak di daerah Tepus, Wonosari, DIY. Sebenernya ini pantai yang cukup mainstream untuk dikunjungi. Tapi ya gapapa lah. Yang penting awewe-awewe kece ini bisa ngumpul!! Haha!
Di sana tentunya kita menikmati suasana dong yaaa. Pasir putih, deburan ombak, angin khas pantai, aroma laut, everything. Ngga lupa juga kita menangkap moment ketika kita di sana. Udah jauh-jauh ke sana mosok nggak bikin kenang-kenangan foto? Dan yang paling aku suka, favorit aku banget, itu adalah foto candid, di mana itu adalah foto yang menangkap momen ketika kita tidak sadar sedang difoto. So natural!
ini salah satunya :*
Tapi yaaahhh dasarnya ini cewek-cewek pada suka ngeksis dan selalu sadar kamera, jadinya kebanyakan foto-foto yang dihasilkan adalah foto narsis. Rapopo lah, lanjuuuttt!!!
Senyuuuuuummmmmm ^_^
ngeyup dhisik sinambi mangan nyamikan
salah satu pose konyol -___-
because true fiends won't let you do silly thing......alone.
View sekitar pantai Indrayanti
Menurutku view paling keren itu kalo dilihat dari atas, dari bukit Batu Gilap.
kayak gini nih
Dari atas sini, kita bisa ngelihat panorama sejauh mata memandang. Segeeerrrr gitu kesannya. Menghirup aroma pantai yang bukan aroma sehari-hari itu nyenengin loh.
ada satu personil yang ngga ikutan foto, karena dialah fotografernya. kwkwkwkk :p
another silly thing -,-
sukanya ngasih senyuman kok yaaaaa ^_^
kepanasan dan langsung menghadap matahari, jadinya merem wesssss
rehat dulu di gazebo bukit Batu Gilap
diakhiri dengan mampir ngganjel perut di salah satu warung sekitar pantai
Sebenernya buanyaaaaakkk banget foto-foto yang dihasilkan. Kebanyakan foto-foto gila sih, jadi ngga perlu di-share, cukup buat koleksi pribadi. Lebih tepatnya buat jaga nama baik kami sebagai wanita anggun. Nyahahahahaaaa :D
Thanks banget buat quality time berempat kali ini, Feraa, Cimod, dan Tengg.
Sekian oleh-oleh dari Indrayanti. See you on my next post in other destination, guys!

Evanescence - Swimming Home

Way down
I've been way down
Underneath this skin
Waiting to hear my name again
I'm sorry
Nothing can hold me
I adore you still
But I hear them calling
And nothing can hold me


Way down
(Do you really want me?)
All the way down
(Do you really want me?)
I will hear your voice
(Do you really want me?)
But I'll no longer understand
(No one really loved me)

I'm sorry
Nothing can hold me
I adore you still
But I hear them calling


I was looking to the sky
When I knew I'd be swimming home
I cannot betray my kind
They are here
It's my time

I'm sorry
Nothing can hold me
(Do you really want me?)
I adore you still
But I hear them calling (calling)
And nothing can hold me

Selasa, 07 April 2015

Cheese Roll Ala Elliza

Cemilan lagi, cemilan lagi~
Kali ini bikin cemilan yang sekaligus bisa jadi makanan buat sarapan. *halah*
Bikinnya gampang bangeeeetttttt. Wkwkkwkk =D
Bahan-bahan yang diperlukan:
  1. Roti tawar 5 lembar
  2. Keju slice 5 lembar
  3. Telur ayam 2 butir, kocok lepas tambahin garam secukupnya
Langkah-langkahnya:
  1. Letakkan keju slice di atas permukaan roti tawar, setelah itu gulung roti tawar.
  2. Celupkan roti tawar yang udah digulung dalam kocokan telur.
  3. Goreng roti dalam minyak panas, api kompor sedang.
  4. Setelah kekuningan alias matang, angkat, tiriskan, dan sajikan.
Jadi deeeeehhhh!! //(^_^)//
Simpel banget kaaaannnnn??
Cheese Roll
Cheese Roll
Tampangnya emang kayak lumpia sih. Tapi setelah digigit, baru ketauan deh kalo itu isinya keju yang dibungkus pake roti tawar. Nyahahahaaa =D
Rasa yang dominan muncul adalah gurih-asin, karena perpaduan keju dan telur yang dibubuhi garam. Kalau mo ada sensasi manisnya, bisa ditambahi topping coklat atau meisses atau dark chocolate leleh.
Selamat menikmati!

Minggu, 05 April 2015

Diary

Aku memiliki diary. Diary atau yang dapat disebut buku harian ini berisi tentang kegiatanku sehari-hari maupun luapan perasaan yang terjadi padaku. Kebanyakan memang bercerita tentang perasaanku yang seringkali absurd. Apapun peristiwanya, bagaimanapun keadaannya, kapanpun waktu berlangsungnya semua tertulis dalam diary. Dari tulisanku yang paling rapi sampai tulisan ceker ayamku sekalipun, semua tertulis dengan nyata di diary. Aku merasa lepas, bebas, dan semauku ketika aku menuliskan segalanya di diary. Hal ini seperti momen kebebasanku meluapkan segala yang ada di hati dan pikiranku. Gagasanku, perasaanku, seperti tertuang dengan lancar di sini. Tidak ada yang melarangku menuliskan apapun itu. Karena diary ini milikku. Hanya aku yang berhak membaca semua tulisanku ini. Diary ini bersifat rahasia. Sudah semestinyalah tidak boleh ada orang yang membaca selainku.
Aku mulai menulis diary sejak aku duduk di bangku SD. Kalau aku membaca-baca kembali diary-ku itu, aku serasa terbang ke masa lalu, masa di mana aku bisa berbuat polos sesukaku, bertindak bodoh tanpa harus merasa malu, melakukan hal-hal konyol ala anak kecil sepuas hati, dan banyak-banyak bermimpi tentang masa depan tanpa rasa takut sekalipun impianku mustahil untuk diwujudkan. Tulisan-tulisan ala anak SD itu sungguh membuatku terkikik geli.
Beranjak remaja aku masih tetap mempertahankan kebiasaan menulisku di diary. Yah, usia-usia itu memang sedang masa pencarian jati diri. Banyak kelabilan. Banyak gaya. Banyak merasa sok. Banyak hal yang mendeskripsikan betapa berlebihannya aku masa itu. Mungkin itu salah satu proses pencarian jati diri. Terlebih perkara perasaan. Ada kalanya merasa kesal ketika guru menjelaskan materi pelajaran tetapi aku tak juga dapat mengerti, merasa sebal ketika harus mendapat omelan ataupun amarah dari orang tua karena aku enggan menuruti perintahnya, merasa takut kehilangan seseorang yang disukai saat itu, merasa sedih ketika aku tidak bisa mendapatkan ranking terbaik sebagai pencapaian prestasi, merasa iri ketika aku tidak bisa mengikuti gaya hidup teman sebaya yang memiliki gawai terkini pada masa itu, merasa bersalah ketika aku telah marah-marah dan bersikap garang pada temanku sendiri, merasa malu, merasa gundah, merasa gila! Lebih dominan perasaan ketimbang hasil pemikiran mendalamku. Aku memang memandang segala sesuatu dari kacamata perasaan terlebih dahulu. Jarang sekali aku berpikir logis.
Semakin ke sini, ternyata tulisan diary-ku tetap sama saja seperti kala aku remaja. Aku tetap sulit untuk dewasa dan matang. Isi tulisanku tetaplah sama, berkisar tentang perasaan dan peristiwa. Tapi 'kan itu diary. Tidak ada salahnya aku menulis demikian. Toh hanya aku yang tahu. Tulisan-tulisan tentang hasil pemikiranku maupun tentang kehidupan yang jauh lebih dinamis, tidak aku tuliskan di diary. Diary hanyalah semacam pelarianku tatkala aku merasa sumpek dan tak tahu lagi ke mana harus mengadu. Ya, diary adalah saksi bisu kehidupanku yang benar-benar penuh warna ini. Tak ada seorang pun yang mengetahuinya. Hanya aku. Akulah sang penulis diary itu. Coretan demi coretan yang aku torehkan merupakan hasil murni perasaan dan peristiwa yang mengalir di sepanjang usiaku.
Aku tidak bisa mengira satu hal. Bagaimana jika aku telah tiada? Akankah tulisan-tulisan di diary-ku tetap terbungkus rapi? Atau adakah seseorang yang telah membuka dan membacanya sehingga semua rahasia hidupku terbongkar apa adanya ke permukaan setelah aku tiada?

Sabtu, 04 April 2015

Roti Goreng Coklat Keju Ala Elliza

Ngemil lagi, ngemil lagi. Males keluar rumah, alhasil bikin sendiri juga deh. Wkwkwkwkk =D
*hello Ell berat badan apa kabar?*
Untuk mengefektifkan waktu, aku pilih bikin cemilan yang praktis dan cepat saji. Yak, roti goreng! Untuk topping, gampang deh, tinggal dikasih parutan keju sama dituangin coklat leleh aja.
Bahan-bahan yang diperlukan:
  1. Tepung terigu 200 gram
  2. Gula pasir 3 sendok teh
  3. Garam 1/2 sendok teh
  4. Kentang rebus ukuran sedang 2 buah
  5. Fermipan 1/2 sendok teh
  6. Baking powder 1/2 sendok teh
  7. Telur ayam 1 butir
  8. Air 200 ml
  9. Margarin 1,5 sendok makan
Langkah-langkah:
  1. Ayak tepung terigu, gula pasir, baking powder, dan fermipan sampai merata.
  2. Tambahkan air sedikit demi sedikit sampai adonan tercampur rata.
  3. Diamkan 15 menit sambil ditutup serbet basah.
  4. Setelah itu, tambahkan kentang rebus yang udah ditumbuk (jadi udah halus nih kentangnya) ke dalam adonan. Aduk rata. Tambahkan telur ayam, garam, dan margarin. Aduk lagi sampai kalis.
  5. Diamkan adonan dua jam sambil ditutup serbet basah.
  6. Abis itu, kempeskan adonan. Ambil satu sendok adonan trus dibentuk terserah sesuai kreativitas aja. Kalo aku bentuknya abstrak deh, soalnya lagi nggak mood bikin bentuk buletan. *ngeleeessss* Ulangi bentukan-bentukan adonan menjadi beberapa bagian sampai adonan habis.
  7. Siap digoreng deh dengan minyak panas, Pake api sedang aja. Cepet-cepet dibalik ketika bentukan roti tadi udah dimasukin di wajan/teflon supaya nggak gosong-gosong amat kecuali kalo emang pengen bikin roti yang ada nuansa gosongnya.
  8. Setelah matang, angkat dan tiriskan.
Aaaaannnddd, it's done.
Roti goreng coklat keju
Roti goreng
Cocok buat cemilan pagi atau sore hari.
Selamat ngemiiiilllllll! \(^_^)/

Jumat, 03 April 2015

Bratkartoffeln ala Elliza

Mumpung di rumah ada kentang nganggur, dijadiin bahan eksperimen juga deh. Muahahaaaa =D
Kali ini bikin Germany cuisine. Tapi dimasaknya teteeep pake resep asli tanah air. Biar simpel aja dan bahan-bahannya sederhana seadanya di dapur emak. Wkwkwk :D
Well, here we go. Bratkartoffeln.
Bahan-bahan yang diperlukan:
  1. Kentang 4 buah, direbus sehari sebelumnya
  2. Seledri (sebenernya pake daun parsley, tapi berhubung males banget keluar buat beli, jadinya memanfaatkan apa yang ada di dapur ajaa)
  3. Sosis sapi 2 buah
  4. Bawang bombay 1 siung
  5. Garam 1 sendok teh
  6. Merica bubuk 1 sendok teh
Langkah-langkah yang dilakukan:
  1. Tumis irisan bawang bombay sampai harum, setelah itu masukkan irisan sosis sapi. Sisihkan.
  2. Tumis potongan kentang, pake api sedang aja biar ngga gosong. Setelah semua sisi kentang matang, masukkan tumisan bawang bombay dan sosis yang disisihkan tadi.
  3. Tambahkan garam dan merica bubuk. Sebenernya ngga usah pake takaran kayak 1 sendok teh ato apalah, ini sesuai selera aja. Dikira-kira sendiri lah, pake insting. Wkwkwkk =D
  4. Setelah matang, angkat. Aaaannd, voila!
Jadilah bratkartoffeln. Yummy~
Bratkartoffeln
Selamat makan. ^_^

Rabu, 01 April 2015

Martabak Oreo Ala Elliza

Lagi pengen banget ngemil buat malam hari. Yang paling sesuai ya martabak alias terang bulan. Kali ini aku nyoba bikin sendiri dengan topping yang berbeda. Asal-muasalnya sih gara-gara martabak langganan udah berhari-hari nggak buka, jadinya yaaahh daripada nyoba beli di tempat lain, mending iseng bikin sendiri deh. Meskipun tampilannya itu nggak serapi hasil bikinannya abang-abang martabak, yang penting rasanya tetep endeeessss. *membela diri* Hahahaaaa =D
Untuk bahan-bahan, simpel banget:
  1. Tepung terigu 150 gram
  2. Gula pasir 3 sendok teh
  3. Baking powder 1/4 sendok teh
  4. Baking soda 1/4 sendok teh
  5. Garam 1/2 sendok teh
  6. Fermipan 1/2 sendok teh
  7. Air 200 ml
  8. Telur ayam 1 butir
  9. Mentega secukupnya
Untuk topping, simpel juga:
  1. Oreo yang dihancurkan (ebuseeettt bahasanyaaahh =D) secukupnya
  2. Susu kental manis coklat secukupnya
Naah, untuk proses pembuatannya, simpel banget banget banget bangeeettt. Nyahahahahaa =D
  1. Campurkan tepung terigu dengan baking powder. Terus masukin 2 sendok teh gula pasir dan garam. Aduk rata.
  2. Tuang air sedikit demi sedikit sampai adonan rata dan (agak) encer tapi nggak terlalu encer banget. Semu kental gitu deh. Kocok perlahan selama kurang lebih 10 menit.
  3. Masukin fermipan, kocok lagi sampai rata, lalu diamkan selama dua jam. Wadahnya ditutup serbet, yahh.
  4. Setelah waktu berlalu, buka serbet, dan voila! Adonannya sedikit mengembang. Tambahkan telur, baking soda, dan 1 sendok teh gula pasir. Kocok lagi sampai rata. Adonan siap untuk dimasak.
  5. Siapkan kompor dengan nyala api kecil (semacam hidup segan mati tak mau) dan teflon yang udah diolesi mentega. Nah, masukkan adonan tadi di atas permukaan teflon, ratakan mengelilingi permukaan, jadi bentuknya lingkaran gitu. Tunggu sampai adonan berlubang-lubang, setelah itu tutup teflon. Tunggu sampai matang kira-kira 5-8 menit.
  6. Setelah matang, angkat adonan. Letakkan di piring. Sekarang siap untuk menghias martabak dengan topping. Menghiasnya selagi martabak masih panas, yaah. Jadi, topping-nya bisa lumer banget deh.
  7. Olesi bagian atas martabak dengan mentega, lalu taburi dengan oreo yang udah dilumatkan. Tuangkan susu kental manis di atasnya.
  8. Selesai! \(^_^)/
Penampakannya seperti ini nihhhh. Dimaafkan yak karena tampilannya masih berantakan karena aku masih amatir sekali. Wkwkwkk =D
Tampak atas
Setelah dibalik dan dipotong-potong =D
Manisnya pas banget dan kekenyalan martabaknya pas. I told you, ini enak banget. *ya iya lah enak orang bikinannya sendiri yaa dienak-enakin* Wkwkwkkk =D
Martabak Oreo ala Elliza ^_^
See you on my next post, guys!